Bangunan Balai Kambang berada di tengah-tengah Kolam bagian Selatan yang dihubungkan oleh satu jembatan yang menghubungkan keluar masuk menuju Balai Kambang. Untuk masuk ke dalam Balai Kambang akan melewati 6 gapura yang menghiasi Kanopi (jembatan). Enam gapura menuju ke Balai Kambang itu memiliki arti 6 musuh di dalam diri menurut ajaran Agama Hindu itu di sebut  dengan SAD RIPU seperti lobha, moha, kroda, mada, matsarya, kama. Pada Jaman dulu Balai Kambang adalah Kertagosanya Karangasem. Kertagosa adalah kantor pengadilan jaman sekarang. Apabila seseorang ada kesalahan akan diadili oleh raja dimana jaman itu seorang hakim disebut dengan kerta, yang menjadi kerta pada saat itu adalah pendeta (orang suci). Selain balai Kambang dijadikan  sebagai tempat mengadili masyarakat yang melakukan kesalahan juga dipakai sebagai tempat pertemuan-pertemuan penting dan jamuan makan bagi tamu kerajaan.